MANFAAT TECHNOPRENEUR
Hai sahabat bloger , kali ini saya akan menerangkan
manfaat technopreneur . apakah manfaat technopreneur itu ? .sebenarnya jika
seseorang ingin menjadi technopreneur, pasti akan menemukan kesulitan ,tetapi
pasti juga akan menemukan manfaatnya juga .
Manfaat technopreneur di kalangan masyarakat yaitu
1.dapat membuka lapangan kerja bagi orang
lain,lapangan kerja yang makin menyempit mengakibatkan pengangguran yang
berkepanjangan ,apalagi di kota Jakarta yang penduduknya hamper di seluruh pelosok Jakarta
penuh dengan masyarakatnya
2.dpt membangun usaha sendiri, dengan cara ini dapat
membangun usaha sendiri tanpa mendapat campur tangan dari perusahaaan lain
3.tidak perlu membuka gedung untuk menampuung dagangan
yang akan di pasarkan
Sedangkan manfaat technopreneur di kalangan mahasiswa
yaitu sbg brikut1. Memperoleh pencerahan mengenai alternatif profesi
sebagai wirausaha selain sebagai ekonom, manajer atau akuntan atau profesi
lainnya.
2. Memiliki skill-based yang memadai dalam bidang Teknologi Informasi
3. Mendapatkan pengetahuan dasar dalam bentuk teori maupun praktek magang dalam mengelola suatu bisnis.
4. Memperoleh akses untuk membangun networking dunia bisnis.
2. Memiliki skill-based yang memadai dalam bidang Teknologi Informasi
3. Mendapatkan pengetahuan dasar dalam bentuk teori maupun praktek magang dalam mengelola suatu bisnis.
4. Memperoleh akses untuk membangun networking dunia bisnis.
Technopreneur juga memiliki peran sbg brkt
Invensi dan inovasi yang
dihasilkan, serta technopreneurship tidak hanya bermanfaat dalam pengembangan industri-industri besar
dan canggih. Technopreneurship juga dapat diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat
yang memiliki kemampuan ekonomi lemah dan untuk meningkatkan kualitas hidup
mereka. Dengan demikian, technopreneurship diharapkan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan (sustainable development).
Technopreneurship dapat memberikan memiliki manfaat atau dampak, baik secara
ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
Adapun dampak secara
ekonomi adalah:
- Meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
- Meningkatkan pendapatan.
- Menciptakan lapangan kerja baru.
- Menggerakkan sektor-sektor ekonomi yang lain.
Manfaat dari segi sosial
diantaranya adalah;
- Mampu membentuk budaya baru yang lebih produktif
- Berkontribusi dalam memberikan solusi pada penyelesaian masalah-masalah sosial.
Manfaat dari segi
lingkungan antara lain adalah:
- Memanfaatkan bahan baku dari sumber daya alam Indonesia secara lebih produktif.
- Meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya terutama sumberdaya energi.
Ada beberapa bidang invensi
dan inovasi yang dapat diprioritaskan untuk memberikan manfaat kepada
masyarakat ekonomi lemah terdiri dari: air, energi, kesehatan, petanian, dan
keanekaragaman hayati (water, energy, health, agriculture, dan biodiversity, yang biasa disingkat WEHAB). Di bidang-bidang di atas masyarakat
ekonomi lemah di Indonesia banyak menghadapi permasalahan. Pengembangan technopreneurship dapat diarahkan sebagai upaya untuk
menyelesaikan permasalahan tersebut. Misalnya:
a. Water (Air)
Banyak masyarakat Indonesia
yang memiliki akses yang sangat terbatas pada air bersih, juga petani yang
memiliki keterbatasan akses air untuk irigasi. Tantangan technoprenuership masih sangat terbuka lebar untuk memberikan
solusi teknologi pengadaan air bersih dan efisiensi irigasi. Contohnya produk
teknologi yang dapat ditawarkan antara lain sistem desalinasi air laut yang
murah dan irigasi tetes (drip irrigation).
b. Energy (Energi)
Dunia saat ini dihadapkan
pada kekurangan energi yang kronis. Lapisan masyarakat terbawah di Indonesia
saat ini sudah merasakan kesulitan yang luar biasa untuk mendapatkan sumber
energi baik untuk kegiatan konsumtif maupun produktif. Tantangan yang besar
saat ini untuk menghasilkan teknologi energi alternatif yang terbarukan, ramah
lingkungan, yang terjangkau, efisien, dan berkelanjutan. Contoh produk
teknologi alternatif misalnya energi listrik tenaga air (microhydro), tenaga
angin, pengering tenaga surya, dan lain-lain.
c. Health (Kesehatan)
Akses pada fasilitas
kesehatan yang memadai serta dan biaya kesehatan yang mahal masih menjadi
masalah utama masyarakat miskin Indonesia. Oleh karena itu sangat diperlukan
alternatif metode pengobatan dan peningkatan kesehatan yang aman dan
terjangkau; teknologi pengobatan/pencegahan terhadap penyakit spesifik lokal,
serta obat-obatan alternatif yang terjangkau terutama untuk penyakit yang lazim
dijumpai di masyarakat tidak mampu. Contoh produk teknologi alternatif adalah
pengembangan produk-produk berbahan baku lokal menjadi produk herbal terstandar
atau fitofarmaka.
d. Agriculture (Pertanian)
Masih sangat banyak masalah
di sektor pertanian Indonesia yang umumnya dihuni oleh kelompok petani miskin.
Beragam teknologi dalam bidang pertanian, perikanan, dan peternakan rakyat
sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah pertanian
kita.
e. Biodiversity (Keanekaragaman Hayati)
Indonesia memiliki kekayaan
alam dan keanekaragaman hayati nomor dua di dunia, namun pemanfaatannya saat
ini belum banyak memberikan manfaat sosial yang besar. Beragam sentuhan
teknologi diperlukan misalnya penggunaan keanekaragaman hayati untuk biomedicine dan produk makanan Teknologi pengolahan yang
memanfaatkan dan memberi nilai tambah keanekaragaman hayati Indonesia dengan
tetap mempertahankan kelestariannya.






0 komentar:
Posting Komentar