Pages - Menu

Pages - Menu

Jumat, 28 Oktober 2016

manfaat technopreneur



MANFAAT TECHNOPRENEUR

Hai sahabat bloger , kali ini saya akan menerangkan manfaat technopreneur . apakah manfaat technopreneur itu ? .sebenarnya jika seseorang ingin menjadi technopreneur, pasti akan menemukan kesulitan ,tetapi pasti juga akan menemukan manfaatnya juga .
Manfaat technopreneur di kalangan masyarakat yaitu
1.dapat membuka lapangan kerja bagi orang lain,lapangan kerja yang makin menyempit mengakibatkan pengangguran yang berkepanjangan ,apalagi di kota Jakarta  yang penduduknya hamper di seluruh pelosok Jakarta penuh dengan masyarakatnya
2.dpt membangun usaha sendiri, dengan cara ini dapat membangun usaha sendiri tanpa mendapat campur tangan dari perusahaaan lain
3.tidak perlu membuka gedung untuk menampuung dagangan yang akan di pasarkan
Sedangkan manfaat technopreneur di kalangan mahasiswa yaitu sbg brikut1. Memperoleh pencerahan mengenai alternatif profesi sebagai wirausaha selain sebagai ekonom, manajer atau akuntan atau profesi lainnya.
2. Memiliki skill-based yang memadai dalam bidang Teknologi Informasi
3. Mendapatkan pengetahuan dasar dalam bentuk teori maupun praktek magang dalam mengelola suatu bisnis.
4. Memperoleh akses untuk membangun networking dunia bisnis.

Technopreneur juga memiliki peran sbg brkt
Invensi dan inovasi yang dihasilkan, serta technopreneurship tidak hanya bermanfaat dalam pengembangan industri-industri besar dan canggih. Technopreneurship juga dapat diarahkan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat yang memiliki kemampuan ekonomi lemah dan untuk meningkatkan kualitas hidup mereka. Dengan demikian, technopreneurship diharapkan dapat mendukung pembangunan berkelanjutan (sustainable development).
Technopreneurship dapat memberikan memiliki manfaat atau dampak, baik secara ekonomi, sosial, maupun lingkungan.
Adapun dampak secara ekonomi adalah:
  • Meningkatkan efisiensi dan produktivitas.
  • Meningkatkan pendapatan.
  • Menciptakan lapangan kerja baru.
  • Menggerakkan sektor-sektor ekonomi yang lain.
Manfaat dari segi sosial diantaranya adalah;
  • Mampu membentuk budaya baru yang lebih produktif
  • Berkontribusi dalam memberikan solusi pada penyelesaian masalah-masalah sosial.
Manfaat dari segi lingkungan antara lain adalah:
  • Memanfaatkan bahan baku dari sumber daya alam Indonesia secara lebih produktif.
  • Meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya terutama sumberdaya energi.
Ada beberapa bidang invensi dan inovasi yang dapat diprioritaskan untuk memberikan manfaat kepada masyarakat ekonomi lemah terdiri dari: air, energi, kesehatan, petanian, dan keanekaragaman hayati (water, energy, health, agriculture, dan biodiversity, yang biasa disingkat WEHAB). Di bidang-bidang di atas masyarakat ekonomi lemah di Indonesia banyak menghadapi permasalahan. Pengembangan technopreneurship dapat diarahkan sebagai upaya untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Misalnya:
a. Water (Air)
Banyak masyarakat Indonesia yang memiliki akses yang sangat terbatas pada air bersih, juga petani yang memiliki keterbatasan akses air untuk irigasi. Tantangan technoprenuership masih sangat terbuka lebar untuk memberikan solusi teknologi pengadaan air bersih dan efisiensi irigasi. Contohnya produk teknologi yang dapat ditawarkan antara lain sistem desalinasi air laut yang murah dan irigasi tetes (drip irrigation).
b. Energy (Energi)
Dunia saat ini dihadapkan pada kekurangan energi yang kronis. Lapisan masyarakat terbawah di Indonesia saat ini sudah merasakan kesulitan yang luar biasa untuk mendapatkan sumber energi baik untuk kegiatan konsumtif maupun produktif. Tantangan yang besar saat ini untuk menghasilkan teknologi energi alternatif yang terbarukan, ramah lingkungan, yang terjangkau, efisien, dan berkelanjutan. Contoh produk teknologi alternatif misalnya energi listrik tenaga air (microhydro), tenaga angin, pengering tenaga surya, dan lain-lain.
c. Health (Kesehatan)
Akses pada fasilitas kesehatan yang memadai serta dan biaya kesehatan yang mahal masih menjadi masalah utama masyarakat miskin Indonesia. Oleh karena itu sangat diperlukan alternatif metode pengobatan dan peningkatan kesehatan yang aman dan terjangkau; teknologi pengobatan/pencegahan terhadap penyakit spesifik lokal, serta obat-obatan alternatif yang terjangkau terutama untuk penyakit yang lazim dijumpai di masyarakat tidak mampu. Contoh produk teknologi alternatif adalah pengembangan produk-produk berbahan baku lokal menjadi produk herbal terstandar atau fitofarmaka.
d. Agriculture (Pertanian)
Masih sangat banyak masalah di sektor pertanian Indonesia yang umumnya dihuni oleh kelompok petani miskin. Beragam teknologi dalam bidang pertanian, perikanan, dan peternakan rakyat sangat dibutuhkan untuk meningkatkan produktivitas dan nilai tambah pertanian kita.
e. Biodiversity (Keanekaragaman Hayati)
Indonesia memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati nomor dua di dunia, namun pemanfaatannya saat ini belum banyak memberikan manfaat sosial yang besar. Beragam sentuhan teknologi diperlukan misalnya penggunaan keanekaragaman hayati untuk biomedicine dan produk makanan Teknologi pengolahan yang memanfaatkan dan memberi nilai tambah keanekaragaman hayati Indonesia dengan tetap mempertahankan kelestariannya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar